Cerita Nurul

Nurul - Lebak.jpeg

Dukungan Suami Jadi Berkah Tersendiri

Menyadari anaknya yang berusia 6 tahun akan memasuki jenjang SD, membuat Ibu Nurul sedikit was-was. Sebab, biaya untuk masuk SD tidaklah kecil. Ibu Nurul pun memutar otak agar bisa mendapat penghasilan tambahan.

Suaminya pun menginformasikan tentang Arisan Mapan yang didapat dari postingan Facebook. Dari penjelasan, Arisan Mapan adalah alternatif bisnis terbaik yang bisa dicoba oleh Ibu Nurul karena ia tak perlu modal untuk menjalankan arisan barang tersebut.

Awalnya, ia enggan mencoba karena tak ingin repot menagih cicilan ke anggota. Namun, akhirnya ia berani menjadi bagian dari Arisan Mapan karena didukung penuh oleh suaminya. Suami Ibu Nurul bahkan membantunya mencarikan anggota arisan. Kebetulan, suaminya bekerja di perusahaan yang sebagian karyawannya perempuan.

Ibu Nurul bergabung dan membuat kelompok arisannya pertama kali di November 2017. Saat itu ia membuat 2 kelompok sekaligus yang masing-masing terdiri dari 5 anggota. Inilah awal mula perjalanan Ibu Nurul sebagai Ketua Arisan dimulai. Ia merasakan banyak manfaat dari Arisan Mapan. Mulai dari komisi, bonus kocokan, hingga bintang arisan berhasil ia dapatkan.

“Alhamdulillah kerasa banget keuntungan yang aku dapat di Arisan Mapan. Dari hasil bonus bisa aku kumpulin untuk DP rumah 5 juta.” paparnya.

Tak hanya itu, ia pun bisa membantu banyak orang di sekitar sehingga mereka bisa merasakan keuntungan yang sama dengan Ibu Nurul. Seperti mendapatkan barang kebutuhan keluarga hingga tambahan penghasilan.

Kini, anggota Ibu Nurul sudah mencapai 200 orang. Kisah inspiratif dari Kartini Juara satu ini tentu membuktikan kalau tekad besar dan dukungan besar keluarga adalah jalan utama untuk meraih impian.

 
 
Life at Mapan