Cerita Erna

Perkenalannya dengan Arisan Mapan dimulai saat ia bertemu Penyuluh bernama Pak Andri. Awalnya, terbesit rasa tidak percaya dengan layanan ini. Namun, ia memberanikan diri untuk mencoba arisan barang tersebut dengan tetangga di komplek sekitar rumahnya.

Tak disangka, banyak keuntungan yang dirasakan setelah ia memulai kelompok pertamanya. Terbukti, ia bisa membayar dp motor untuk hadiah ulang tahun ke-17 anak pertamanya. Uang tersebut tentu saja didapat dari bonus Arisan Mapan yang ia kumpulkan.

Selanjutnya, ia pun membuat target untuk memberikan anak keduanya satu unit motor. Kebetulan saat itu Arisan Mapan sedang membuat program khusus berhadiah motor untuk 5 KA dengan pencapaian tertinggi.

Sayangnya, tak mudah untuk mencapai itu. Dibutuhkan perjuangan ekstra dan kerja keras dalam mewujudkan mimpi mendapatkan motor dari Arisan Mapan. Bu Erna bahkan sempat patah semangat dan hampir menyerah. Sebab, ia hanya masuk di urutan 10 KA dennen pencapaian tertinggi.

Untungnya, semangat dari sang buah hati jadi obat mujarab untuk Bu Erna. “Mama bukan orang yang gampang nyerah.” ujar putrinya seperti yang dikenang Bu Erna. Inilah yang membuat Bu Erna semakin bertekad untuk bisa meraih hadiah motor untuk putri yang selalu mendukungnya.

Langkah yang ia lakukan adalah dengan membuat target setidaknya ada 1 binaan menjadi manager arisan setiap minggu. Untuk itu, ia tak pernah berhenti mengajak  binaan-binaanya untuk mengejar bintang dan membuat kelompok dengan menyelenggarakan Kelas mapan.

Dalam maktu 3 bulan, ia mampu mendapat 7 bintang dari binaan. Hingga akhirnya Bu Erna pun berhasil masuk menjadi 5 KA terbaik dan memperoleh hadiah motor untuk putrinya.

Terus berusaha dan membuat personal branding yang baik adalah prinsip hidup Bu Erna. Dengan begitu, prestasi akan lebih mudah diraih dan orang-orang pun semakin percaya dengan usaha kita.

 
 
Life at Mapan