Cerita Adah

Bergabung menjadi bagian dari Arisan Mapan memang berhasil mengubah hidup Bu Adah. Meski jadi ibu rumah tangga, ada banyak kegiatan yang dia lakukan. Padahal, sebelumnya aktivitasnya hanyalah mengurus rumah dan anak.

Kondisi keuangan keluarga sebelum dirinya bergabung dengan Mapan pun masih sangat minim. Sebab, saat itu suaminya juga masih bekerja tidak menentu. Untungnya, kini keaadannya sudah mulai membaik. Ia bisa mendapatkan komisi dan bonus tambahan dari Arisan Mapan. Bahkan, Bu Adah bisa membayar cicilan motor dan mengirim uang bulanan untuk orang tuanya.

Bagi Bu Adah, kepuasan menjadi bagian dari Arisan Mapan bukan hanya saat mendapat tambahan penghasilan. Ketika ia berhasil membantu orang lain mendapatkan barang kebutuhan impian juga mampu membuat dirinya bahagia. “Paling ingat itu waktu saya bantu anggota supaya bisa memiliki kulkas. Waktu itu dia kepingin sekali punya kulkas untuk mendukung usaha minuman segarnya. Tapi dia  nggak mau kredit karena takut nggak bisa bayar. Mau bayar cash juga nggak ada uang.” tutur Bu Adah.

Ia pun menawarkan layanan Arisan Mapan kepada temannya. Awalnya memang susah. Tapi, Bu Adah tak menyerah dalam membantu temannya. Ia menyarankan temannya untuk mengumpulkan uang arisan dari keuntungan berjualan minuman. Untungnya, temannya bersedia mengikuti saran Bu Adah. Ia pun mengikuti proses yang ada di Mapan dan akhirnya mendapat kulkas impian di kocokan ke-4.

Sudah banyak anggota arisan Bu Adah yang terbantu dan tercapai impiannya. Meski begitu, ia masih semangat untuk mencari anggota dan mengajak binaan bergabung. Sebab, Bu Adah berharap semua orang termasuk ibu rumah tangga seperti dirinya juga bisa berdaya berkat Arisan Mapan.

Life at Mapan